Tampilkan postingan dengan label Tak Sekedar Rasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tak Sekedar Rasa. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Desember 2011

Colombian Cuisine

0 komentar
Hola!
7th of December  kita akan kedatangan tamu dari Kolombia. Ini makanan-makanan yang ada di sana. Kayaknya sih enak, walapun aku juga belum pernah cobain :p Mari dibayangkan saja rasanya -_-v




Ajiaco
Kind of chicken soup. It includes chicken, two (preferably three) kinds of potatoes, corn, sour cream, capers, avocado and guasca. Guasca is a special herb that grown throughout the Americas and gives the soup its distinct flavour.
Bandeja Paisa: A huge mixture of food on more of a platter than a plate, it consists of grilled steak, fried pork rind, chorizo sausages, on a bed of rice and red beans that is then topped with a fried egg and a side of sliced avocado and sweet banana (chips). It is arguably the national dish of Colombia.



Empanadas: It is a stuffed pastry that can either be sweet or savory. The savory Colombian empanadas are filled with beef, chicken and/or cheese as well as with rice and coriander. Compared to the Chilean or Argentinean empanadas they are not baked but fried.
Mirip pastel ya wkwkwk


Arroz con Coco: Coconut rice pudding, it can be served as a side dish or a dessert. It is made with lemon zest and cinnamon.


Mazamorra de Maíz: This is a typical dessert in various countries in Latin America. The Colombian version is basically very well cooked white corn (for several hours) in water. It then will be sweetened with sugar cane or sugar and milk will be added.




Hmm jadi laper lagi nih. Semoga besok yang dari Colombia bawa makanan khas sana ya.. hehehe

Rujak Cingur Rek!

0 komentar
Hayoo sopo sik ngerti rujak cingur? *Suroboyoan style*

Pasti belum banyak yang pernah makan rujak cingur.Rujak cingur itu makanan khas Jawa Timur. Isinya ketimun, kedondong, bengkoang, nanas, kangkung, kacang panjang, tahu, dan tempe. Bumbunya kayak pecel tapi pake petis (dari udang) sama pisang biji hijau yang masih muda (pisang klutuk). Oh ya! Jangan lupa tambahin cingur. Cingur? Apa itu? Cingur adalah mulut sapi yang direbus terus diiris-iris. jangan kuatir, cingurnya bersih, ga bau, enak lagi! :D

Di Jakarta, rujak cingur masih tergolong langka jika dibanding pecel. Tapi rujak cingur itu enaaak banget. Kalau yang mau coba ini beberapa restoran yang jual rujak cingur.

Kantin Rujak Cingur 
Pak Hadi Khas Surabaya
Jl. Wahid Hasyim 48
Jakarta Pusat
Telpon : 021- 391-0357/ HP: 08581-3333645
Buka : 08.00 – 21.00

Warung Surabaya. Depan Atrium Plaza Senen

Warung tenda di Bintaro sektor dua. Depan jalan apa gitu. Warungnya nyempil. 

Restaurant Godong Ijo Bintaro Sektor 9. Belakang Salon... (lupa namanya :p) 

Selasa, 29 November 2011

Turkish Delight

0 komentar
... Tadi kita baru aja dapat oleh-oleh dari Turki namanya Turkish Delight. 

Rasanya sih mirip-mirip mochi tapi bentuknya kotak. Terus ada gula halusnya. Karena keasyikan nguyah turkish delight terus, sampe lupa kalau aku punya blog yang perlu diisi. Jadi fotonya aku ambil dari google aja ya.. -_-v


Emang enak banget. Edmund aja suka.. :p


Si Turkish Delight ini biasanya berisi kurma, pistachios, atau huzelnut. Rasanya lemon. Tapi sekarang udah banyak macamnya. 


Kayaknya sih di Jakarta masih jarang. tapi jangan kuatir, bikin sendiri juga bisa.. Ini resepnya ;)


Ingredients:
1 liter water
900g sugar
285 cornstarch (maizena)
225 confectioners sugar (gula halus)
1 1/2 Tbsp rosewater
2tsp lemon juice
1 tsp cream of tartar * 
Red food colouring (optional)


How to: 

  • 1. Place the sugar, 285ml (½ pint) water, and lemon juice in a heavy saucepan over medium heat. Stir until the sugar dissolves and the mixture boils.
  • 2. Reduce the heat and simmer gently, without stirring, until the mixture reaches the soft-ball stage 114 - 118°C (238 - 245°F). The sugar mixture will form a soft ball which can be squashed flat.
  • 3. Remove the saucepan from the heat.
  • 4. In a second large heavy saucepan over medium heat, stir together 225g (8oz) cornflour and the cream of tartar.
  • 5. Gradually stir in the remaining water until no lumps remain.
  • 6. Stir constantly, until the mixture boils and forms a thick, gluey paste.
  • 7. Slowly pour the hot sugar syrup into the cornstarch mixture, stirring constantly.
  • 8. Reduce the heat and simmer, stirring often, to prevent sticking, for about 1 hour, or until the mixture has become a pale golden colour.
  • 9. Stir in the rosewater and add food colouring (if used).
  • 10. Pour the mixture into the prepared baking tin and spread evenly.
  • 11. Cool to room temperature, uncovered, allow to stand overnight to set.
  • 12. Sift the icing sugar and a little cornflour onto a large cutting board.
  • 13. Turn out and cut into 1-inch squares with an oiled knife.
  • 14. Roll pieces in the icing sugar mixture to coat well.
  • 15. Store in an airtight container with sheets of waxed paper, dusted with the sugar mixture, separating every layer.
  • Makes approx.80 pieces.

Agak ribet yaa. Tapi demi enaknya turkish delight, tak apalah. 
Oh ya untuk cream of tartar, tidak dianjurkan untuk muslim. Karena itu terbentuk saat fermentasi anggur. Jadi 1 tsp cream of tartar bisa diganti 3tsp jeruk lemon/nipis atau cuka.. 


Kalau ada yang coba resepnya, jangan lupa kasih icip-icip ke aku yaa :'D 

Selasa, 15 November 2011

Telor Asin

0 komentar
Hi!
Kemarin Vika pulkam ke Jawa. Daaaan tadi aku dikasih oleh-oleh iniiii
wkwk bekas gigitanku -__-"
Jadi inget kelas 7 pernah disuruh buat telor asin

Langsung aja ke cara membuatnya

  1. Pilih telur yang bermutu baik .
  2. Cucilah telur dan bersihkan telur dari kotoran yang melekat. Lebih baik lagi bila menggunakan air hangat.
  3. Keringkan telur yang telah dicuci tersebut. Gunakan lap agar proses dapat berjalan lebih cepat.
  4. Amplas seluruh permukaan telur secara merata agar pori-porinya terbuka. Ketika mengamplas jangan terlalu lama sebab kulit telur akan semakin tipis sehingga akan semakin mudah retak atau pecah.
  5. Buat adonan pengasin. Pertama-tama buat campuran abu gosok dan garam dengan perbandingan 1:1. Setelah itu tambahkan air secukupnya sampai membentuk pasta. Selain abu gosok dapat juga menggunakan bubuk bata merah.
  6. Bungkus setiap telur dengan adonan secara merata di permukaan telur dengan tebal ±2 mm.
  7. Simpan telur dalam ember plastik selama 2-3 minggu dan letakkan pada ruang terbuka.. Semakin lama disimpan kadar garam dalam telur akan semakin tinggi sehingga telur akan semakin awet tetapi rasanya akan semakin asin.
  8. Setelah selesai bersihkan telur dan pastikan telur tetap dalam keadaan utuh dan bagus.
  9. Bila  ingin telur asin dapat lebih tahan lama, rendam telur dalam larutan teh selama ± 1 minggu. Hal ini dilakukan agar zat tanin yang terkandung dalam daun teh dapat menutupi pori-pori kulit telur yang sebelumnya terbuka akibat proses pengampelasan.
  10. Bersihkan dan rebus telur asin hingga benar-benar masak.
~The end of post~

Senin, 07 November 2011

Super Qurban

0 komentar
Hi!
Mumpung masih dalam  suasana Idhul Adha, little food hunter mau nge-share yg masih ga jauh-jauh juga dari qurban.

Ada yg sudah tau kalau sekarang daging qurban dapat dikemas dengan kaleng? Yap, di Rumah Zakat, daging Qurban dikemas dalam kaleng. Sehingga penyaluran zakat bisa lebih merata sampai ke pelosok daerah. Dan ternyata daging Qurban yang telah berubah wujud menjadi kornet ini dapat tahan hingga 3 tahun!  Jangan takut, daging kornet ini Halal dan Terjamin Syar'Inya. Qurban ini akan dibagikan ke orang-orang yang membutuhkan di seluruh Indonesia secara gratis. Jadi tidak dijual untuk umum.

Harga Superqurban:
Kambing : Rp. 1.200.000,-/ekor ( 30 kaleng kornet @ 200 gr)
Sapi : Rp. 9.950.000,-/ ekor (  350 kaleng kornet @ 200 gr )
Sapi Retail 1/7 : Rp. 1.425.000,-/orang ( 50 kaleng kornet @ 200 gr )
Cara pemesanan bisa kunjungi http://www.superqurban.com/

Minggu, 06 November 2011

Idul Adha part 2

2 komentar
Oh iya, Idhul Adha di Indonesia tak lengkap kalau ga pake ketupat.

Konon, yang pertama kali memperkenalkan ketupat adalah Sunan Kalijaga. Ketupat sendiri memiliki filosofi sebagai berbagai macam kesalahan manusia, dilihat dari rumitnya anyaman ketupat. Yang kedua, mencerminkan kebersihan dan kesucian hati setelah memohon ampun atas segala kesalahan, dilihat dari warna putih ketupat jika dibelah dua. Yang ketiga mencerminkan kesempurnaan, jika dilihat dari bentuk ketupat. Dan yang terpenting menurutku adalah, sebagai pengikat tali persaudaraan. Kok gitu? Dengan kita memberi ketupat ke tetangga, pasti tetangga yang kita kasih jadi seneng.

Sebenarnya sih aku ga pernah bikin ketupat, malah sering dapat dari tetangga hehehe. Karena itu, terima kasih buat yang udah ngasih ketupat plus sayurnya. Enaaak :9